Loading...
Flutter dikenal sebagai framework UI yang cepat dan menyenangkan untuk membangun aplikasi mobile, web, dan desktop dengan satu codebase. Tapi sebelum kamu mulai ngoding besar-besaran, penting banget buat kenal dulu sama yang namanya komponen-komponen Flutter. Di Flutter, komponen ini biasa disebut dengan istilah widget. Jadi, yuk kita kupas satu per satu!
Singkatnya, segala sesuatu di Flutter adalah widget. Mulai dari tombol, teks, gambar, layout, hingga struktur navigasi—semuanya dibungkus dalam widget. Mirip seperti lego, kamu bisa menyusun berbagai widget ini untuk membentuk tampilan aplikasi sesuai kebutuhanmu.
TextIni komponen paling dasar buat nampilin teks di layar.
Text('Halo, Flutter!')
Kamu bisa kasih style, alignment, dan behavior ke teks ini.
ContainerWidget serbaguna buat bikin kotak, padding, background, dan semacamnya.
Container(
padding: EdgeInsets.all(16),
color: Colors.blue,
child: Text('Ini dalam Container'),
)
Row & ColumnDua komponen ini sering banget dipakai buat layout horizontal dan vertikal.
Row(
children: [
Icon(Icons.star),
Text('Rating'),
],
)
Column(
children: [
Text('Judul'),
Text('Deskripsi'),
],
)
ScaffoldKalau kamu mau bikin tampilan halaman lengkap—dengan AppBar, body, drawer, dan bottom navigation—Scaffold adalah fondasinya.
Scaffold(
appBar: AppBar(title: Text('Beranda')),
body: Center(child: Text('Isi halaman')),
)
AppBarBagian atas layar, biasanya berisi judul, tombol aksi, atau menu.
ListViewKalau kamu butuh tampilan scrollable, ini adalah andalanmu.
ListView(
children: [
ListTile(title: Text('Item 1')),
ListTile(title: Text('Item 2')),
],
)
ImageNampilin gambar? Gampang!
Image.asset('assets/logo.png')
Bisa juga pakai Image.network() buat load dari internet.
ElevatedButton, TextButton, IconButtonBerbagai jenis tombol tersedia, tinggal pilih sesuai UI/UX-mu.
ElevatedButton(
onPressed: () {},
child: Text('Klik Saya'),
)
TextFieldDipakai buat input teks dari pengguna. Bisa ditambah controller dan validator juga.
Navigator & RoutingUntuk berpindah antar halaman, Flutter pakai Navigator:
Navigator.push(
context,
MaterialPageRoute(builder: (context) => HalamanBaru()),
)
- StatelessWidget: UI yang nggak berubah.
- StatefulWidget: UI bisa berubah tergantung state (misalnya: input, klik tombol, dll).
Itu dia sekilas tentang komponen-komponen penting yang wajib kamu kenal di Flutter. Semakin kamu sering praktek, makin paham cara nyusunnya dan kombinasi apa aja yang bisa kamu eksplor. Flutter sangat powerful, dan pemahaman komponen dasarnya adalah langkah awal untuk membangun aplikasi yang keren dan performa tinggi.
Next step? Coba bikin layout sederhana sendiri dan eksplor dokumentasi Flutter. Selamat ngoding 🚀